Skip to main content

Mahasiswa Jelek dan Buruk Rupa

Menjadi mahasiswa yang mempunyai otak pinter, tubuh bagus, muka yang cantik adalah hal yang diinginkan mahasiswa seperti aku. Ya, Listiana. Orang yang tidak memiliki kemampuan apapun, orang yang memiliki soft skill dan hard skill yang sangat sangat kurang. Sulit mendapatkan teman? Oh tentu saja, dan tidak dipungkiri bahwa teman yang aku miliki sekarang bisa dihitung dengan jari.

Lalu, dengan itu semua... apa yang bisa aku lakukan? Berdoa? Tentunya tidak cukup dengan doa saja kawan, aku juga harus mempunyai tekad dan usaha yang cukup membuat mental seperti rollercoster. Beberapa kali aku ditolak dalam lingkup pertemanan, dan berakhir dengan digunjingkan disana sini. Berusaha untuk mencari "rumah" yang menerima dengan sepenuh hati keberadaan listiana. Tetapi nihil. Tidak ada. Ya, Tidak ada sebelum aku membuka kacamata kudaku. Ternyata ada rumah yang mampu menerima listi, yaitu siapa? Ya, BEM KEMA POLBAN.

Disana merupakan tempat dimana orang dengan beragam karakter unik ditempatkan. Tempat dimana ada orang yang mengakui dan menerima keadaan diri kita. Karenanya, aku ga menyesal ada di dalam organisasi ini. Dikata cape? Iya, sangat cape malah. Tapi semua hal yang aku terima sejauh ini, ada harganya, dan harganya itu adalah keringat kontribusi yang aku berikan.

Comments

Popular posts from this blog

Beda

 Kenapa ya orang-orang tuh bisa ngeluarin masalahnya di media sosial dengan ngebuat cerita di media sosialnya, dan membagikannya dalam bentuk "close friend". Dibilang resah sih nggak ya, cuma iri aja kali ya. Pengen aja gitu kaya orang, kalau ada problem... lampiasin ke medsos atau cerita ke temen. Dulu sih aku sering cerita-cerita gitu ke temen, curhat-curhat gitu. Tapi itu dulu, ga berlaku lagi sekarang karena udah kurang lebih 6 bulan ini ga pernah secara rinci cerita ke temen, memilih untuk diem aja. Awalnya sih gampang ya, tapi semenjak Juli ini yang ntah kenapa berbagai masalah selalu ada setiap waktu. Dari mulai laptop yang kena ransomware, pembimbing yang sakit, seminar 3 yang ketunda, anggota kelompok TA yang kerjanya itu itu mulu, data-data hilang, hardisk external kena virus, ga jadi ikut TOEIC padahal udah ngisi kuisioner 2x, mamah yang sakit, kerjaan rumah banyak, dll. Berat banget sumpah. Dan kalau orang lain jadi aku, udah di story in tuh masalah masalahnya. Te...

overthinking

nggak tau kenapa. mungkin aku lagi ada di masa-masa down, soalnya bawaannya cape aja terus. padahal nggak  ngelakuin apa apa. terussss akhir-akhir ini tuh aku kepikiran terus tentang pengalaman dulu-dulu, dan berpikir... kenapa sih dulu nggak diem aja gitu (kalau diem aja kan semuanya nggak akan kaya gini). bukannya nggak bersyukur, cumaa kenapa gitu proses pendewasaan aku kaya gitu...  dasar si listiana, ga tau kenapa pikiran yang kaya gitu teh muncul di jam segini terus=))

{lirik} Di Balik Awan Kelabu (Pelangi) ~ Raditya Dika

Pelangi - Dibalik Awan Kelabu Karya : Raditya Dika  Menanti... mendung hilang bilakah cerah kan  datang yang menyinariku lagi sendiriii bertanya-tanya kapankah kau kembali bersamaku lagi di balik awan kelabu ku tau kau disana pelangi datanglah padaku walau hanya hari ini aku rindu dirimu denan warna-warnamu pelangi cerahkan hatiku yang galau tak menentu bantulah diriku hangatkan duniaku bahagia sakitku hilang kala indah sinarmu kala datang menyapaku  ceria warnamu ini kala bilur sinarmu yang terang menyinariku ku tatap lembut dirimu tersenyum kepadaku pelangi datanglah padaku walau hanya hari ini aku rindu dirimu denan warna-warnamu pelangi cerahkan hatiku yang galau tak menentu bantulah diriku hangatkan duniaku Vidio cover by Jotim. Link youtube disini.